← Kembali ke Daftar Materi / Bangun Ruang Sisi Datar
📐 Bangun Ruang Sisi Datar

Balok & Prisma Segitiga: Arsitektur Gedung Oudetrap & Spiegel

Pelajari sifat-sifat balok dan prisma tegak segitiga yang mendasari struktur badan dan atap bangunan peninggalan era kolonial di Semarang.

Balok & Prisma: Analisis Arsitektur Gedung Oudetrap & Spiegel

Gedung Oudetrap (1887) dan Gedung Spiegel (1895) di Taman Srigunting menyajikan komposisi bentuk balok dan prisma yang sangat proporsional.


1. Balok (Struktur Utama Lantai & Ruangan)

Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang yang sejajar dan berukuran sama.

Karakteristik Balok:

  • Memiliki 6 sisi, 12 rusuk (4 panjang p, 4 lebar l, 4 tinggi t), dan 8 titik sudut.
  • Luas Permukaan (L): L = 2 × (p·l + p·t + l·t)
  • Volume (V): V = p × l × t
  • Panjang Diagonal Ruang (dr): dr = √(p² + l² + t²)

2. Prisma Tegak Segitiga (Struktur Atap Pelana / Gevel)

Banyak atap cagar budaya di Semarang menggunakan atap pelana segitiga yang merupakan bentuk dasar dari Prisma Tegak Segitiga.

Karakteristik Prisma Segitiga:

  • Memiliki 2 sisi alas-tutup berbentuk segitiga identik dan 3 sisi tegak persegi panjang.
  • Memiliki 5 sisi, 9 rusuk, dan 6 titik sudut.
  • Luas Permukaan (L): L = (2 × Luas Alas Segitiga) + (Keliling Segitiga × t_prisma)
  • Volume (V): V = Luas Alas Segitiga × t_prisma = (1/2 × a × t_alas) × t_prisma